Long boat dalam Bahasa Indonesia berarti perahu panjang. Sesuai namanya, perahu ini memang panjang. Perahu bergerak dengan bantuan mesin motor yang ditempel. Perahu akan menghubungkan satu kampung dengan kampung lainnya di sepanjang sungai. Kalau hujan, penumpang akan tetap terlindungi karena perahu ini memiliki atap.
Tampilkan postingan dengan label Transportasi Air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi Air. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Oktober 2013
Long Boat
Long boat dalam Bahasa Indonesia berarti perahu panjang. Sesuai namanya, perahu ini memang panjang. Perahu bergerak dengan bantuan mesin motor yang ditempel. Perahu akan menghubungkan satu kampung dengan kampung lainnya di sepanjang sungai. Kalau hujan, penumpang akan tetap terlindungi karena perahu ini memiliki atap.
Getek
Ingin pergi ke kampung sebelah, tapi tak ada jembatan untuk menuju ke sana ? Eitsss...
jangan bingung dulu. Geteklah yang bisa membawa kita ke sana. Getek adalah sebutan bambu-bambu yang di rangkai, kemudian di ikat dengan tali. Tak ada kemudi, tak ada layar. Ya, hanya angkutan air yang sederhana. Hanya cocok dipakai untuk jarak yang dekat dan mengangkut sedikit orang. Sambil membawa barang dagangan juga tak apa-apa, asal jangan terlalu berat. Di Jakarta, kita masih bisa menemukan getek. Hanya perlu seutas tali tambang yang di ikatkan ke tiang di seberang untuk menggerakkannya.
Sampan
Sama seperti getek, sampan digunakan untuk jarak dekat. Bentuknya seperti perahu kecil yang terbuat dari kayu. Beberapa sampan memiliki semacam tenda untuk melindungi dari panas dan hujan. Sampan digerakkan dengan kayuh atau dayung. Biasanya juga digunakan ketika para nelayan memancing di sungai. Untuk menjangkau daerah-daerah pedalaman seperti Kalimantan dan kota-kota lainnya yang jalur utamanya sungai. Sampan lebih disukai, karena bentuknya yang kecil. Ingat muatan harus tetap sedikit kalau tidak mau tenggelam.
Perahu Kelotok
Yang satu ini tidak menggunakan tenaga manusia lagi. Bentuknya sama seperti sampan, tetapi tidak perlu pakai dayung untuk mendorong, karena ada mesin motor kecil yang ditempel di perahu. Mesin inilah yang menggantikan tenaga manusia. Di air yang tenang, perahu kelotok mungkin bisa berjalan dengan aman, tetapi kalau arus air cukup deras, kita butuh supir yang sudah berpengalaman. Ingin pergi ke pasar atau berkunjung ke kampung lain dengan membawa barang-barang? Silahkan naik perahu kelotok. Di perahu ini juga para pedagang pasar apung di Kalimantan membawa dan menjual dagangannya.
Langganan:
Postingan (Atom)